PESTA RAKYAT 2007: AN ENJOYABLE “ENJOY INDONESIA”

PESTA RAKYAT 2007: AN ENJOYABLE “ENJOY INDONESIA”

(Sumber http://www.ppia-qld.org/pestarakyat2007/news.html)

PPIA-QLD bekerja sama dengan Perhimpunan Indonesia Queensland (PIQ) dan Brisbane Powerhouse, Minggu, 12 Agustus 2007, kembali menggelar “Pesta Rakyat”, sebuah perhelatan akbar yang rutin diadakan setiap tahun dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Tahun ini, Pesta Rakyat yang bertema “Enjoy Indonesia”, merupakan bagian dari Festival Nusantara, sebuah festival kesenian tentang Indonesia yang digelar di Brisbane Powerhouse dari tanggal 8-12 Agustus 2007.

Acara hari itu dimulai pada pukul 10 pagi dengan pembukaan bazaar makanan-makanan Indonesia di area Plaza, Brisbane Powerhouse. Stall-stall yang menjual berbagai macam makanan khas Indonesia seperti Pempek, Bakso, Teri Kacang , dan Soto, tampak dipenuhi oleh para pengunjung yang dengan sabar mengantri demi menikmati hidangan-hidangan lezat ala Indonesia yang tidak setiap hari dapat ditemui di Brisbane.

Selain stall makanan, di Lawn area juga terdapat beberapa stall games dan stall dari CVC Radio yang mengadakan live broadcast dari acara Pesta Rakyat 2007.

Menjelang pukul 11 siang, jumlah pengunjung mulai bertambah. Mereka tampak antusias mengunjungi atau sekedar melihat-lihat stall yang ada. Beberapa orang tua yang datang dengan anak-anaknya banyak terlihat di creativity area, menemani anak-anak mereka melukis layang-layang. Alhasil, siang itu Lawn area Brisbane Powerhouse tampak semarak oleh layang-layang dengan berbagai gambar dan warna.

Beberapa pengunjung Pesta Rakyat juga tampak berkerumun di Turbine Platform yang terletak di dalam gedung Brisbane Powerhouse untuk menyaksikan atraksi-atraksi tari daerah seperti Tari Sunda, Tari Piring, Tari Nusa Tenggara Timur, Tari Saman anak-anak, pertunjukkan angklung, serta penampilan dari band-band yang beranggotakan para pelajar Indonesia.

Pukul 1 siang, Lawn area bertambah ramai dengan diadakannya lomba-lomba khas acara perayaan tujuh belas Agustus di Indonesia seperti balap karung, makan kerupuk, memasukkan pensil ke dalam botol, serta tidak lupa, tarik tambang.
Para pengunjung tampak bersemangat ikut berpartisipasi dalam lomba-lomba itu. Para orang tua tampak ramai memberi semangat dan mengambil foto anak-anaknya yang ikut lomba. Merekapun tak mau kalah dengan juga mengikuti lomba tarik tambang yang juga diadakan untuk orang dewasa.
Keceriaan juga bertambah ketika pukul 3 sore, panitia mengadakan aksi community dance dengan berjoget dangdut bersama.
Semuanya tampak tenggelam dalam kegembiraan Pesta Rakyat 2007.

“Ini acara yang sangat asyik karena orang-orang Australia dapat mencoba makanan-makanan Indonesia dan bertemu langsung dengan orang-orang Indonesia. Di Brisbane sering ada festival besar untuk orang-orang Yunani, Italia, dan lain-lain, tapi belum pernah ada festival untuk orang Indonesia yang sebesar ini. So, it’s very good”, komentar Cathryn Rice, seorang guru kebangsaan Australia yang mengajar bahasa Indonesia di sebuah sekolah di Ipswich.

Komentar lain datang dari Wendy, Lily, dan Melany, para mahasiswa Indonesia dari UQ dan QUT yang datang beramai-ramai ke Pesta Rakyat, “It’s pretty cool. Kita bisa ketemu orang-orang Indonesia lain, orang-orang Asia lain, dan orang-orang Australia .Seru aja. Trus banyak makanan Indo yang enak-enak. Secara keseluruhan asyik deh acaranya”.

Sekitar pukul 7 malam, semua acara di luar gedung Brisbane Powerhouse berakhir. Acara kini beralih ke dalam Powerhouse Theatre. Penonton tampak sudah tidak sabar untuk menyaksikan penampilan-penampilan yang menjadi acara pamungkas Pesta Rakyat tahun ini. Acara dibuka dengan kata sambutan dari Konjen Indonesia di Sydney, Bapak Sudaryomo Hartosudarmo dan dari ketua PPIA-QLD, Hari Indra Yaso.

Penampilan pertama malam itu adalah tarian Saman oleh Samaners Brisbane yang tampil memukau dengan kombinasi kostum emas dan perak.
Selanjutnya, giliran penampilan tarian khas Indonesia yang sangat terkenal, yaitu tari Bali, yang menghibur penonton. Dua penari Bali tampak apik berlenggak-lenggok di atas panggung.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan musik fusion yang menampilkan kombinasi permainan alat musik modern seperti gitar dan drum, dengan alat musik tradisional seperti suling dan gamelan. Sungguh perpaduan yang sangat unik dan menarik.

Akhirnya,sekitar pukul 8 malam, penonton di dalam Powerhouse Theatre dibuat riuh dengan penampilan sang bintang tamu utama Pesta Rakyat 2007, Project Pop. Tika, Udjo, Yosi, Odie, Oon, dan Gugum malam itu membuka penampilan mereka dengan lagu “Jangan Piki-Piki”.
Malam itu, kelompok musik asal Bandung tersebut sukses menghibur seluruh penonton dengan hits-hits andalan mereka seperti “Dangdut is The Music of My Country”, “Tu Wa Ga Pat”, dan “Jangan Ganggu Banci”.
Tidak hanya membuat penonton bernyanyi bersama ketika mereka membawakan lagu “Indovers” atau membuat penonton mengangguk-angguk dan menggeleng-geleng dengan single terbaru mereka, “Metal vs Dugem”, Project Pop juga sukses membuat seisi Powerhouse Theatre tertawa terbahak-bahak dengan aksi panggung mereka yang sangat kocak.
Kelucuan-kelucuan itu disajikan oleh Project Pop melalui “penjelmaan-penjelmaan” mereka menjadi artis-artis terkenal seperti Tika yang malam itu sukses “menjelma” menjadi Britney Spears dan Krisdayanti, Gugum yang sukses membuat penonton histeris sekaligus tertawa ngakak ketika “menjadi” Glen Fredly, dan Odie serta Udjo yang menirukan gaya menyanyi duo The Beegees.

Penampilan Project Pop malam itu ditutup dengan lagu “Ingatlah Hari Ini” yang seakan-akan menjadi soundtrack penutup perhelatan akbar Pesta Rakyat 2007. Semua penonton berjalan keluar Powerhouse Theatre dengan perasaan puas, termasuk Konjen kita, Pak Sudaryomo.

“Ini adalah sebuah sukses besar. Saya bangga dengan PPIA-QLD yang sudah meng-organize event yang begitu besar. Bagus sekali. Saya kira orang-orang Australia juga akan kagum pada kalian semua”, ujar Pak Sudaryomo di akhir acara. (Nataya Ermanti, PPIA-QLD)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s